Arrow
Arrow
Slider

 

 

 

Currency Rates

NEWS

  • Equity Market

    Market Overview                                                                                                               

                                                                                                                               Pilarmas Equity Closing 18012019.PDF        

    PILARMAS CLOSING REVIEW

    18 January 2019

    ”Episode : Rapuh”

    Nilai tukar rupiah yang relatif stabil setelah mekanisme DNDF berjalan dengan baik, turut memberikan sentimen positif pada pasar saham dalam negeri. Sepanjang hari ini rupiah terdepresiasi 0.16 poin ke level 14.175. CDS 5 tahun Indonesia saat ini berada pada level 124.45 ditutup lebih rendah dari level kemarin. Secara teknikal rupiah diproyeksikan bergerak pada area 14.070 – 14.270 untuk minggu depan.

    Berdasarkan data bloomberg Investor asing hingga saat ini sudah membukukan pembelian bersih pada pasar saham sebanyak 9.506 miliar rupiah, sedangkan pada pasar obligasi sebanyak 5.060 miliar rupiah sejak awal tahun.

    Pada akhir perdagangan, IHSG ditutup menguat sebesar 0.38% ke level 6.448. Beberapa sektor seperti aneka industri, keuangan,  pertambangan bergerak menguat pada hari ini. Berdasarkan relative rotation graph sektor pertambangan, perkebunan, infrastruktur, konsumer dan perdagangan saat ini berada pada fase lagging, sektor properti berada pada fase improving, sektor keuangan dan industri dasar berada pada fase leading, dan sektor aneka industri berada pada fase weakening. Untuk perdagangan pada pekan depan, kami melihat adanya peluang dari beberapa saham yang berada pada sektor perkebunan dan perdagangan retail.

    Do you want more? Please open our Pilarmas Equity Closing Research today. Thank You

     

     

     

    Written on Friday, 18 January 2019 10:16
  • Equity Market

    Market Overview                                                                                                               

                                                                                                                               Pilarmas Day Break Research 18012019.PDF        

    PILARMAS DAY BREAK REVIEW

    18 Januari 2019

     

    "Episode : RAPUH..?"

    Pada sesi pertama perdagangan hari Jum’at 18/01/2019 IHSG ditutup berada pada zona merah. Nilai transaksi yang terjadi saat ini sebesar 4.2 triliun rupiah. Investor asing sementara ini membukukan penjualan bersih sebesar 178 miliar rupiah. Hingga saat ini investor asing melakukan pembelian terbesar pada saham BBCA, ASII, BBRI, TLKM dan BBNI. Investor asing melakukan penjualan terbesar pada saham BTPS, INKP, BUMI, TOWR dan WSKT.

    Pasar saham Asia dibuka mayoritas menguat pada hari Jum’at sehingga memberikan optimisme dari kemajuan dalam pembicaraan perdagangan antara Amerika dan China. Sementara itu rilis data Industrial Production MoM di Amerika memberikan gambaran terhadap pertumbuhan produksi industri yang melambat pada Desember 2018. Industrial Production Desember 2018 tumbuh sebesar 0.2% lebih rendah dari bulan November 2018 yang tumbuh sebesar 0.6%. Presiden Fed Chicago Charles Evans yang mengatakan ekonomi Amerika baik – baik saja, memberikan pesan dovish pada pasar saat ini. Kali ini pasar Amerika terlihat sedang menunggu rilis data penting pada minggu depan, terkait neraca perdagangan dan penjualan retail yang akan dikeluarkan pada tanggal 22 January.

     

    Stock Recommendation

    • (AUTO). Saat ini secara teknikal AUTO bergerak pada trend kenaikan jangka pendek, indikator MACD berada pada area positif sedangkan indikator stochastic berada pada area overbought. Kami merekomendasikan BUY ON WEAKNESS dengan support dan resistance pada level : 1580 – 1740 ; PE ; 12.91; PBV: 0.78x
    • (EXCL). Saat ini secara teknikal EXCL bergerak pada trend kenaikan jangka pendek, harga saat ini sudah mendekati level atas dari indikator Bollinger Band sedangkan indikator stochastic berada pada area overbought. Kami merekomendasikan SELL dengan target pelemahan pada level : 2190 ; PE ; - x; PBV: 1.13x

    Do you want more? Please open our Pilarmas Equity Day Break Research today. Have a good day

     

     

     

    Written on Friday, 18 January 2019 05:56
  • Equity Market

    Market Overview                                                                                                               

                                                                                                                               Pilarmas Morning Research 18 January 2019.PDF        

    PILARMAS EQUITY MORNING RESEARCH

    18 Januari 2019

     

    "Episode : RAPUH.."

     

    Market Review

    Pada perdagangan kemarin IHSG ditutup pada level 6.423 atau menguat 0.16%. Sektor industri dasar dan keuangan memberikan kontribusi kenaikan terbesar pada perdagangan kemarin. Investor asing mencatatkan pembelian bersih sebesar Rp. 1.61 triliun dengan saham – saham yang paling banyak dibeli diantaranya BBCA, BBRI, BMRI ASII dan TLKM.

    Kemarin dalam rilisnya Bank Indonesia tetap mempertahankan tingkat suku bunga acuannya BI 7 Days Repo Rate masih di level 6% dan Suku bunga deposit facility tetap 5,25%. Lending facility jadi 6,75%. Bank Indonesia tetap akan mendukung stabilitas moneter dan sistem keuangan.

    Beralih kepada berita Brexit, setelah adanya penolakan dari Parlemen, Uni Eropa berpotensi untuk bersedia menunda Brexit hingga paruh kedua tahun 2019 nanti. Hal ini bertujuan untuk menjaga Inggris agar tetap memiliki blok kesepakatan.

    Melihat beberapa sentimen tersebut, secara teknikal IHSG berpotensi menguat terbatas dan ditradingkan pada level support dan resisitance di level 6,404 - 6,451. Pelaku pasar juga harus mewaspadai akan aksi profit taking menjelang akhir pekan.

    Corporate News

    ❖ PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD) siapkan capex Rp 200 miliar.(kontan.co.id)

    ❖ PT Mitra Adiperkasa Tbk menargetkan pertumbuhan penjualan pada tahun ini sebesar 15% dari perolehan tahun lalu. (bisnis.com)

    ❖ PT Ciputra Development Tbk. membukukan marketing sales senilai Rp6,4 triliun sepanjang 2018. (bisnis.com)

    ❖ PT Kino Indonesia Tbk. (KINO) memasang target pertumbuhan penjualan 25%—30% pada 2019. Tingkat pertumbuhan itu dua kali lipat dari proyeksi pertumbuhan tahun lalu. (Bisnis Indonesia)

    ❖ PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) membidik penjualan batu bara ke pasar ekspor sebesar 12 juta ton atau sekitar 40% dari target volume penjualan tahun ini yang mencapai 24 juta—26 juta ton. (bisnis.com)

    Global Economics Calendar

    ❖ US Initial Jobless Claims turun dari sebelumnya 216k menjadi 213k. (Bloomberg)

    ❖ US Continuing Claims naik dari sebelumnya 1.719k menjadi 1.737k. (Bloomberg)

    ❖ Euro CPI MoM naik dari sebelumnya -0.2% menjadi 0%. YoY tidak berubah di 1.6%. (Bloomberg)

    ❖ Indonesia Bank Indonesia 7DRR tidak berubah di 6%. (Bloomberg)

    Do you want more? Please open our Pilarmas Equity Morning Research today. Have a good day

     

    Written on Friday, 18 January 2019 02:04
  • Equity Market

    Market Overview                                                                                                                                        EDR-PO-190115.PDF        

    Equity Market

    Dari pasar Asia, rilis data dari ekspor dan impor China yang berada jauh dibawah dari ekspektasi pasar memberikan sentimen negatif terhadap pergerakan sebagian besar indeks di Asia.  Ekspor bulan Desember 2018 turun 4.4% dari berbanding terbalik dari pertumbuhan yang sama pada periode sebelumnya yang tumbuh 5.4%. Penurunan ekspor berasal dari menurunnya pertumbuhan global dan hambatan dari tarif Amerika yang meningkat, di luar dari itu perekonomian China juga menghadapi tantangan dari domestik. Sedangkan impor Desember 2018 turun 7.6% dibandingkan pada pada Desember 2017 yang naik 3%. Surplus perdagangan Desember antara China dengan Amerika turun menjadi 29.87 miliar dolar dari sebelumnya 35.54 miliar dollar pada November 2018. Ekonomi terbesar di Asia dinilai masih dapat tumbuh stabil pada tahun 2019 meskipun masih berpeluang menghadapi hambatan dari eksternal.

    Pada perdagangan hari Senin 14/01/2019 IHSG ditutup  6.336 atau melemah 0.40%. Sektor aneka industri dan industri dasar memberikan kontribusi penurunan terbesar pada perdagangan hari Senin. Investor asing mencatatkan pembelian bersih sebanyak 496 miliar rupiah, dengan saham – saham yang paling banyak dibeli diantaranya BBRI, BMRI, TLKM, BBNI dan ASII. Dari dalam negeri, pertumbuhan pinjaman mencatatkan kenaikan sebesar 12.9% pada Desember 2018 dari level 12.05% pada November 2018. Pertumbuhan tersebut dapat dikatakan naik signifikan jika dibandingkan 2017 yang berada sesuai dengan target bank indonesia di kisaran 10%-12% untuk 2018. Pada tahun 2018, perbankan memiliki likuiditas yang cukup memadai dengan NPL masih terjaga pada level 2.37%. Data pertumbuhan industri perbankan yang menunjukkan sentimen positif diharapkan dapat menjadi gambaran pada pertumbuhan perekonomian domestik. Kami melihat adanya peluang bagi IHSG mixed dan ditradingkan pada level 6.310 – 6.340.

    Money & Bond Market

    Rupiah diperkirakan bergerak mixed terhadap dollar hari ini. Kami melihat adanya peluang bagi rupiah ditradingkan pada level Rp 14.060/USD - Rp 14.250/USD.

    Yield Obligasi Pemerintah Indonesia diperkirakan bergerak melemah. Yield Obligasi Pemerintah acuan 10 tahun bergerak pada rentang 7.90 – 8.20%.

    © Pilarmas Investindo Sekuritas

     

    Written on Tuesday, 15 January 2019 02:02
  • Equity Market

    Market Overview                                                                                                                                        EDR-PO-190114.PDF        

    Equity Market

    Dari pasar Amerika, saat ini investor terlihat sedang menunggu rilis data neraca perdagangan, ekspor, impor dan beberapa data penting mengenai fundamental Amerika seperti construction spending dan factory orders yang cukup penting untuk diperhatikan. Menurut konsensus yang dihimpun tradingeconomics neraca perdagangan Amerika diproyeksikan masih membukukan defisit pada November. Neraca perdagangan diharapkan membaik menjelang negosiasi antara Amerika dan China pada bulan depan, sehingga memberikan kekuatan bagi perekonomian kedua negara tersebut khususnya untuk bertumbuh.

    Pada perdagangan hari Jum’at 14/01/2019 IHSG ditutup  6.361 atau menguat 0.52%. Sektor industri dasar, aneka industridan infrastruktur memberikan kontribusi kenaikan terbesar pada perdagangan hari Jum’at. Investor asing mencatatkan pembelian bersih sebanyak 812.66 miliar rupiah, dengan saham – saham yang paling banyak dibeli diantaranya TLKM, BMRI, BBCA, BBNI dan ASII. Kami melihat adanya peluang bagi IHSG bergerak menguat terbatas dan ditradingkan pada level 6.350 – 6.375.

    Money & Bond Market

    Rupiah diperkirakan bergerak mixed terhadap dollar hari ini. Kami melihat adanya peluang bagi rupiah ditradingkan pada level Rp 14.000/USD - Rp 14.200/USD.

    Yield Obligasi Pemerintah Indonesia diperkirakan bergerak melemah. Yield Obligasi Pemerintah acuan 10 tahun bergerak pada rentang 7.80 – 8.00%.

    © Pilarmas Investindo Sekuritas

    Written on Monday, 14 January 2019 01:36

rss module

Feed not found.

Pilarmas Investindo Sekuritas

PT. Pilarmas Investindo Sekuritas telah mengalami beberapa kali perubahan management. Berdiri pada 22 Mei 1990 dengan nama PT. Bali Capitalindo Sekuritas. Pada tahun 1993 perusahaan berubah nama menjadi PT. Balisecurities. Perseroan telah menjadi Anggota Bursa Efek Indonesia, sejak 22 Mei 1995. Awal tahun 2010 ada pergantian kepemilikan yang diikuti dengan adanya perubahan manajemen. Sesuai dengan perubahan kepemilikan dan pengurus perseroan, maka mulai 15 April 2010 perseroan berganti nama dari PT Bali Securities menjadi PT. Pilarmas Investindo Sekuritas.

 

BOARD OF MANAGEMENT

ARCHIED NOTO PRADONO
Commissioners

ANFARUDIMAN SURYA SUNARDI
President Director

HENDRIEK GUNAWAN
Director

YEO HERLINA
Director

 

 
 

Vision

Menjadi sekuritas yang handal, terpercaya dan memberikan solusi finansial yang menguntungkan bagi nasabahnya

Mission 

Meningkatkan pendapatan perusahaan demi memberikan kepercayaan para stakeholder dalam mendukung aktifitas perusahaan di pasar modal Indonesia. Membentuk SDM yang berkualitas ,profesional dan berintegritas dalam mendukung kemajuan perusahaan.

 

 

       

Download

Java For MAC

Java For Windows

 

Contact Us

Address:
Sona Topas Tower 10th Floor
Jl. Jend Sudirman Kav 26 
Jakarta 12920 Indonesia

Phone : +6221-2506233

Fax     : +6221-2506232

http://www.pilarmas-investindo.com

   

 

© 2017 PT Pilarmas Investindo Sekuritas. All Rights Reserved.

Please publish modules in offcanvas position.